Bupati Madiun Sampaikan Kartu Keluarga Sejahtera Untuk Warga Masyarakat

MADIUN - Jumat, 16 Juni 2017 Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos Sampaikan secara simbolis Penyaluran Bantuan Tunai ke non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2017 Di Kab. Madiun berupa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang bertempat di Kecamatan Balerejo, Kab. Madiun.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Pimpinan BNI 46 Bapak Eko Indrayartono, Asisten Pemkab Madiun, Kepala Dinas Sosial Kab. Madiun, Koordinator PKH, Para Pendamping dan Operator PKH Kab. Madiun.

Perlu diketahui Pelaksanaan Bantuan Pangan Non Tunai Tahun 2017 dalam laporan yang di sampaikan oleh Kadinsos Kab. Madiun untuk wilayah Kecamatan Balerejo jumlah pesertanya 2.219 KPM yang di laksanakan melalui 3 tahapan penyaluran sebagai berikut :

1. Tanggal 16 Juni 2017 di Kantor Kec. Balerejo
2. Tanggal 19 Juni 2017 Di Kantor Desa Babadan, Kec. Balerejo
3. Tanggal 20 Juni 2017 Di Kantor Garon, Kec. Balerejo
Dan total KPM untuk seluruh Kab. Madiun berjumlah 20.509 Kelompok Penerima Manfaat(KPM).

Dalam Sambutannya Bupati Madiun yang akrab di sapa Mbah Tarom oleh masyarakat Kab.Madiun menyampaikan bahwa program keluarga harapan dilaksanakan dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan dibidang perlindungan sosial sejak tahun 2007, dan cukup berhasil di beberapa negara yang dikenal bantuan tunai bersyarat . program keluarga harapan merupakan salah satu strategi penanggulangan kemiskinan dimana yang ditujukan kepada keluarga sangat miskin dengan persyaratan yang dikaitkan dengan upaya peningkatan sumber daya manusia seperti pendidikan, kesehatan dan gizi.

Mbah Tarom  juga menjelaskan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) Adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima Manfaat Program Keluarga Harapan. Dalam Istilah Internasional dikenal dengan Conditional Cash Transfer (CCT)   

Pada awal tahun 2017 sebanyal 3 juta KPM (keluarga penerima Manfaat) sudah menerima Bantuan Non Tunai, sisanya 3 juta KPM akan menerima Non Tunai Mulai bulan Juni sehingga 100% penerima program keluarga harapan sudah bisa mengambil uang Bansos menggunakan Buku Tabungan atau Kartu Keluarga sejahtera (KKS) di Agent Bank dan E-Waroeng.

Kartu keluarga Sejahtera (KKS) ini dengan fitur saving Account dan E-Wallet , yakni satu kartu dapat digunakan untuk berbagai program Bansoso dan Subsidi. Seperti PKH , Bantuan Pangan, LPG, Listrik dan sebagainya

Selanjutnya penerima manfaat dapat  bertransaksi dan mencairkan Bansos di jariangan E-Waroeng kelompok UsahaBersama (Kube) PKH dan Agen perbangkan yang dikelola oleh anggota anggota Himbara(BNI 46, BTN, BRI, Mandiri)

Akhirnya Bupati juga menyampaikan kepada masyarakat penerima bantuan tunai ke non tunai program keluarga harapan, agar dapat mempergunakan dan memanfaatkan dana tersebut dengan sebaik-baiknya. Semoga PKH mampu memutus rantai kemiskinan antar generasi di Kab. Madiun. (Hum,Kab.Mdn/John)

Posting Komentar

0 Komentar