Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

TERPOPULER

Dinas Pajak : Reklame Videotron Berdiri Dulu Baru Mengajukan Ijin Tidak Apa- Apa

Surabaya Newsweek- Berdirinya reklame Videotron yang ada di bundaran pusat pembelajaan Mall Pakuwon Trade Center ( PTC ) Surabaya, informasinya baru 2 Minggu mengajukan ijin ke Dinas Pajak Pemkot Surabaya, padahal bangunan reklame Videotron tersebut sudah berdiri lama, reklame Videotron yang mengunakan persil milik Pakuwon ini, dengan cara menyewa lahan mendirikan 4 unit Videotron ukuran di bawah 8 Meter.

Namun ironisnya, bangunan Videotron itu,  sangat berdekatan dengan bahu jalan dan belokan tajam, sehingga sangat membahayakan para pengguna jalan yang melintas dibundaran PTC Surabaya , namun demikian  keberadaan Videtron yang masuk wilayah Kecamatan Dukuh Pakis, terlepas dari pengawasan pemangku wilayah.

Terbukti saat media ini untuk konfirmasi Kasi Trantib Kecamatan Dukuh Pakis, namun hanya bisa ditemui staf trantib, ia menjelaskan bahwa, tidak mengetahui adanya reklame Videotron,” saya tidak tahu mas, kalau ada Videotron, biasanya Dinas Cipta Karya yang membuat surat, baru kita menjalankan pengawasan,”tandasnya.

Tempat terpisah Staf Dinas Pajak Pemkot Surabaya Dono ketika dikonfrimasi media ini mengatakan , untuk ijin reklame Videotron yang ada di bundaran depan PTC, saat ini masih belum ada ijinnya, Cuma pihak reklame telah melakukan pengajuan ijin 2 minggu yang lalu.

“Videotron itu masih belum berijin, saat ini masih pihak reklamenya sudah mengajukan pengajuan ijin, sekitar ada 2 minggu ,”ujarnya.

Masih Dono, Sebenarnya kalau masalah belum adanya ijin , reklame Videotron tidak akan di bantib, atau pembongkaran, selama pihak reklamenya ada niat baik, mengajukan ijin setelah berdiri reklame itu, dan pihak Pajak tidak akan mengeluarkan Bantuan Penertiban ( Bantib ) kepada Satpoll Kota Surabya.


“Untuk reklame Videotron yang berdiri, walaupun belum mengajukan ijin , itu tidak apa, apa, selama pihak yang punya lahan tidak keberatan atas tanahnya, untuk didirikan reklame, pihanya tidak akan mengirimkan surat bantib,”ungkapnya. ( Ham )     

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda