Sembunyikan Perempuan, Rumah Oknum PNS Digrebek Warga



BANYUWANGI - Oknum PNS Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi yang bertempat tinggal di Perumahan Bungah Resident Banyuwangi pada hari Rabo malam (18/10) digrebek warga perumahan. Semua itu disebabkan rumah oknum PNS telah ditempati dua orang wanita yang berstatus belum nikah, dan warga perumahan protes, karena merasa lingkungannya dikotori.

Setelah ramai-ramai, ketua RT setempat  mendampingi warganya untuk menyelesaikan permasalahan yang ada ini, dan warga menceritakan bahwa rumah oknum PNS RSUD Blambangan yang bernama AK 30 th itu sudah dua minggu ini ditempati oleh dua orang wanita. Bahkan sering kali banyak wanita yang berpakian tak senonoh atau mini sering keluar masuk kedalam rumah itu.

Sering kali warga maupun ketua RT memperingatinya kepada pemilik rumah untuk menyerahkan identitas sampai dua minggu ini tidak ada laporan ke lingkungan, akhirnya warga merasa geram seperti disepelehkan,yang berujung pemilik rumah untuk segera mengeluarkan dua orang perempuan yang berprofesi sebagai purel.

Sebelum penyelesaihan dilakukan mediasi, ada warga yang tidak menerimakan , kalau lingkungannya dibuat rumah mesum, apalagi yang mesum adalah oknum PNS, yang semestinya memberikan contoh yang baik kepada warga masyarakat.

Karena geramnya sudah memuncak semua warga agar ketua RT mengusir dua orang perempuan keluar dari lingkungan. Ketua RT 01 RW 03 “ Budi Suroga “ sewaktu dikonfirmasi wartawan menjelaskan. Bahwa sudah sering kali yang mempunyai rumah ini saya peringatkan , untuk segera melapor dengan adanya tamu yang ada di dalam rumah, akan tetapi peringatan itu tidak pernah digubris.

“Akhirnya saya bersama warga masyarakat mendatangi rumah milik Andrian Kusuma (AK) untuk menjeladskan bahwa dua orang perempuan itu harus segera dikeluarkan dari lingkungan ini.” Katanya.

Telah dibuat surat kesepakatan dari ketua RT yang bersama warga untuk mengeluarkan kedua perempuan itu kepada pemilik rumah, dan sedikit ada perdebatan kecil antara pemilik rumah dan warga, tetapi akhirnya pemilik rumah mau juga untuk menandatangani surat kesepakatan itu. (jok)

Posting Komentar

0 Komentar