Car Free Day Sementara Ditiadakan, Ini Alasan DLH Pemkot Surabaya



Surabaya - Seperti biasanya, pada hari Minggu pagi pukul 06.00 – 10.00 WIB, Pemeritah Kota ( Pemkot ) Surabaya selalu memberlakukan Car Free Day ( CFD ), namun untuk kali ini, dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meniadakan sementara, kegiatan Car Free Day pada Minggu 2 Juni dan 9 Juni 2019.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kota Surabaya, Eko Agus Supiadi Sapoetro, mengatakan peniadaan CFD tersebut sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal ini bertujuan agar masyarakat Kota Surabaya dapat bersilaturahmi dengan keluarganya tanpa mencari alternatif jalan lain. Selain itu, melihat kondisi Kota Surabaya yang juga terbilang tidak seramai biasanya di pagi hari selama lebaran.

“Seperti tahun lalu kita meniadakan CFD ini karena masih dalam suasana lebaran, sehingga warga Kota Surabaya yang membutuhkan unjung-unjung (bertamu) ke saudaranya tidak perlu mencari alternatif jalan lain. Apalagi Kota Surabaya terbilang tidak ramai seperti biasanya saat pagi hari,” papar Eko Agus, Kamis (23/5/2019).

Eko menjelaskan peniadaan CFD kali ini berada di lima titik Kota Surabaya. Diantaranya, Jalan Raya Darmo, Jalan Tunjungan, Jalan Jemur Andayani, Jalan Kembang Jepun dan Jalan Raya Kupang Indah.

"Kami tiadakan supaya warga Kota Surabaya bisa menikmati liburan dengan baik bersama keluarga," ungkapnya.

Selama libur lebaran, Dinas Lingkungan Hidup juga terus melakukan pengawasan untuk meminimalisir penggunaan sampah plastik. Menurut Eko, selama libur lebaran pihak DLH tetap melakukan pengawasan dan penertiban terkait sampah plastik, khususnya di tempat-tempat wisata yang kerap di kunjungi masyarakat.

"Untuk sampah plastik kita tetap sosialisasikan kepada warga Kota Surabaya untuk tetap menjaga. Hal itu juga berlaku bagi masyarakat luar kota yang berkunjung ke kota kami tercinta, akhirnya kami harapkan segan untuk buang sampah sembarangan," tambahnya. (Ham)

Lebih baru Lebih lama
Advertisement