Meneladani Nabi Muhammad SAW Sebagai Pedoman Hidup

PROBOLINGGO - Memelihara hubungan silaturahmi dengan sesama merupakan tauladan nabi Muhammad SAW yang patut dijadikan pegangan. Hal ini yang tertuang dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi yang diadakan dikediaman Muhyiddin di jalan Kyai Hasan Genggong Kelurahan Kebonsari Wetan Kecamatan Kanigaran kota Probolinggo, Minggu (10/1).  Kegiatan ini mengundang sekitar 300 warga yang sebagian besar tetangga yang ada disekita kedimanan Muhyidin. Sedangkan Habib Hasyim dari Brani Kecamatan Maron di undang sebagai penceramah  menyangkut makna Maulid.

 Selain memperingati kegiatan keagamaan , Muhyidin selaku tuan rumah juga menggelar acara selamatan tujuh bulanan atas kehamilan putrinya yang bernama Devita Neyla Adinata Putri yang bersuamikan Arinda Yuda Kurniawan.  Sebagai layaknya acara tujuh bulanan atas kehamilan seseorang yang merupakan tradisi leluhur juga dikaitkan dengan nuansa agamis, dan di implementasikan dengan cara umum yakni acara siraman, hotmil Quran  dan lainnya. Menurut Muhyiddin, dengan dilakukannya kegiatan “Nujuh Bulanan atau biasa disebut Mitoni” ini mudah-mudahan akan banyak membawa berkah.  

 Nampak undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut menyimak tauziah agama yang disampaikan oleh mubaligh.  “Tauladan Nabi Muhammad SAW hendaknya dapat dijadikan acuan dalam menjalani hidup ini. Termasuk di dalamnya adanya prosesi shodaqoh jelang kehadiran generasi penerus yang dikandung sang ibu. Hal ini mengajarkan kita untuk selalu melihat sisi positifnya, dengan keikhlasan bershodaqoh, kita yakini akan memperlancar dan mendapat ganti rezeki yang kita shodaqohkan.”Ujar Habib Hasyim. (Suh)
Lebih baru Lebih lama
Advertisement