Ajakan Kajari Surabaya, Pelajar jauhi Narkoba

SURABAYA – Banyaknya pergaulan bebas pada saat ini, juga bahayanya obat terlarang yang sudah mulai menjalar di sekolah-sekolah, terutama ditingkat Sekolah Menengah Umum (SMU) hingga bisa merusak masa depan anak bangsa Indonesia.

Maka dari itu, KejaksaanNegeri (Kejari) Surabaya melalui Seksi Inteljen, melakukan kegiatan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan SMU Negeri 16 Surabaya. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang bahayanya narkoba di kalangan pelajar. Terutamanya untuk masa depannya.

Para siswa di sekolah itu pun sangat antusias mengkuti jalannya penyuluhan dari Kejari Surabaya.Tak hanya tentang narkoba saja, para jaksa juga membahas bahaya seks bebas dan kenakalan remaja.

Didik Farkhan Alisyahdi, Kepala Kejari (Kajari) Surabaya mengatakan, kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk pencegahan. Pasalnya para pelajar SMU yang rata-rata berusia 16 hingga 17 tahun sangat rentan terkena pengaruh negative akibat salah pergaulan.

“Hindari narkoba dan pergaulan seks bebas karena hal itu akan merugikan diri sendiri dan keluarga.Belajarlah dengan giat, untuk wujudkan cita-cita kalian agar bisa membanggakan kedua orang tuadan guru yang mendidik kalian semua,” ucap Didik kepada para siswa.Kamis lalu.

Menurut Didik, kegiatan ini bakal dilakukan secara bertahap karena program tersebut juga merupakan program Kejaksaan Agung (Kejagung).“Kegiatan ini akan digelar secara bertahap, tapi kedepannya semua sekolah di Surabaya akan kita datangi,” jelasnya.

Didik berharap dengan adanya program ini para pelajar bisa mengetahui lebih dini bagaimana bahaya narkoba.“Dengan penyuluhan seperti ini diharapkan para pelajar bisa mengetahui dan memahami pengaruh dari narkoba. Serta bisa menjauhi tindakan yang melanggar hukum dan merugikan dirinya sendiri,” ujarnya. (Zai)
Lebih baru Lebih lama
Advertisement