Tidak Setor Kontribusi Parkir PAD Surabaya Terancam Tidak Target

Surabaya Newsweek – Ada kebocoaran Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Pemkot Surabaya, hal ini terkuak ketika, Plt Kepala Dinas Perhubungan ( Dishub ) Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengeluh terkait, sejumlah titik Parkir yang masuk dalam wilayah Kota Surabaya, yang dikelola oleh Pemprov Jatim, selama ini belum ada retribunsinya,untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Pemkot Surabaya.    

Irvan Wahyu Drajat Plt  Kepala Dishub Kota Surabaya, mengatakan, selama ini belum ada kontribusi dari titik penggelolaan parkir di wilayah milik Pemprov Jawa Timur.

“Selama ini, ada parkir di RSUD Soetomo dan Parkir di RS Haji. Tetapi, belum ada informasi sejumlah titik parkir tersebut, ada kontribusi untuk PAD Kota Surabaya,” terang Irvan saat louncing parkir berhadiah di Kantor Dishub Kota Surabaya, Jl Wonokromo, Senin(29/2).

Irvan menambahkan, tahun 2016 ini, PAD parkir ditarget Rp 25 miliar. Sehingga, sejumlah upaya dilakukan agar, target parkir terpenuhi.Pada kesempatan yang sama, Said Sutomo koordinator Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyampaikan, banyak persoalan terkait, pelaksanaan parkir. Dirinya melihat, bukan hanya pada sektor PAD yang menjadi pertanyaan. Namun, dirinya menjelaskan adanya kehilangan kendaraan bermotor menjadi tanggungjawab siapa.

“Selama ini, kontribusi tidak diberikan ke Pemkot Surabaya. Jika terjadi kehilangan apakah menjadi tanggungjawab jukir atau pemerintah kota,” urai Said.

Sementara itu, perwakilan Kejari Surabaya, Kusuma mengingatkan, terjadinya kasus kehilangan motor menjadi tanggungjawab penggeloa parkir. Untuk itu, harus ada kepastian hukum jika, terjadi kehilangan kendaraan bermotor saat parkir.

“Jangan sampai proses yang terjadi berbelit, sehingga masyarakat tidak dirugikan,” terang Kusuma. ( Ham )



Lebih baru Lebih lama
Advertisement