Banyuwangi Lolos Dari Pemotongan Anggaran



BANYUWANGI - Kabupaten Banyuwangi lolos dari pemotongan anggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui surat Kementrian Keuangan (Kemenkeu) RI  yang baru sebesar Rp 133 triliun. Surat Kemenku RI menjadi momok kabupaten/kota disekitar Banyuwangi.

Dimana banyak kabupaten tetangga di JawaTimur yang kena pemotongan sekitar Rp 1 miliar, 56 miliar. 46 miliar. 26 miliar anggaran maupun penundaan anggaran. Informasi ini disampaikan oleh Bupati Banyuwangi H, Abdullah Azwar Anas M.Si pada waktu sidang paripurna DPRD Banyuwangi dalam penetapan APBD Perubahan 2016 untuk dijadikan Perda.

Kebijakan tidak akan ada potongan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) maupun dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang dilakukan oleh Menkeu RI itu disebabkan kabupaten Banyuwangi diinilai tertib melaksanakan program Cash Budget juga tertib kabupaten Banyuwangi tertib melakukan pelaporan realisasi anggaran kepada Kemenkeu RI.

Atas tertip melakukan pelaporan realisasi anggaran maupun, tertip melaksanakan program Cash Budget, maka pada APBN 2016 kabupaten Banyuwangi mendapat DAU sebesar Rp 1.47 triliun, juga Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp 81,I miliar, lepas dari pemotongan.

Pada tahun APBN 2016 anggaran DAU Rp 1,47 triliun hingga 12 Agustus yang lalu sudah masuk ke kas daerah sebesar Rp 933 miliar sekitar 69,60 %, dan tranfer dari Kemenkeu dilakukan secara bertahap.

Untuk itu kita sampaikan kepada seluruh SKPD, seluruh fraksi, pada setiap kerja nyata akan menghasilkan penghargaan yang Insyaaloh akan terus kita terima setiap waktu, sehingga kita tidak dipusingkan oleh anggaran, yang berjalan lancar dan baik, dan harus melakukan efisiensi untuk anggaran.

Dengan harapan jajaran dewan, fraksi-fraksi dewan yang terhormat senantiasa memberikan dukungan dengan mengemban fungsi-fungsi pengawasan pada anggaran yang telah kita rencanakan, secara optimal, secara efisien. Ungkapnya (jok)
Lebih baru Lebih lama
Advertisement