Anggaran Rp 26 Miliar Tennis Meja Salah Ketik, Edi: Ini Saya Sudah Koordinasi Dengan DPRD




Surabaya- Pembahasan anggaran Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora) Pemkot Surabaya di Komisi D DPRD Kota Surabaya. Pasalnya tidak akan dilanjutkan, sebab sekretaris Komisi D DPRD Surabaya mencurigai adanya kejanggalan di kode rekening dan jumlah anggarannya.


Temuan kejanggalan kode rekening diungkap oleh Akmarawita Kadir, ia menjelaskan,  pembahasan anggaran yang diajukan Dispora untuk sementara dipending sementara, karena ada beberapa kejanggalan yang harus dijelaskan oleh pihak Dispora.


"Ada temuan perbedaan kode rekening Rencana Kerja dan Anggaran yang diberikan dengan yang dibacakan berbeda," papar Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya.


Menurutnya, anggaran pembangunan Stadion Bung Tomo sangat fantastis,  anggaran milyaran rupiah untuk pembangunan GBT,  tanpa dilengkapi dengan rincian anggaran.


"Sarana dan prasarana untuk pembangunan  GBT Rp 52 Miliar ini, tanpa ada detail pengunaan anggaran untuk apa," tandasnya.


Bukan hanya masalah kode rekening pembangunan GBt, lanjut Akma,  masalah lain yang cukup krusial adalah anggaran pengadaan tenis meja, dimana pos anggarannya cukup mencurigakan.


"Pengadaan tenis meja sebesar Rp 26 miliar. Yang menjadi tanda tanya besar, anggaran tersebut dimasukkan pada pos anggaran sarana lapangan tembak," imbuhnya.


Ia menambahkan, berdasarkan temuan Komisi D ini, menunjukkan bahwa konstruksi anggaran Dispora yang diajukan belum terencana dengan baik.


"Artinya temuan ini menunjukan perencanaan anggaran di dispora kurang baik. Komisi memutuskan tidak membahas anggaran Dispora tahun 2020, sampai Dispora mau melakukan perbaikan,"  tambahnya.

Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasana (Sarpas) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya, Edi Santoso mengatakan bahwa, anggaran pengadaan Rp 26 Miliar untuk tennis meja, itu salah ketik . Harusnya,  untuk lapangan tembak, dan saat ini sudah diperbaiki untuk diajukan lagi ke DPRD untuk lanjutan pembahasan.

"Iya, itu salah ketik , harusnya anggaran Rp. 26 Miliar itu , diperuntukan buat lapangan tembak, bukan untuk anggaran tennis meja, tapi ini saya sudah koordinasi dengan teman - teman  DPRD dan sudah ok kok," ujarnya. ( Ham)
Lebih baru Lebih lama
Advertisement