Luar Biasa Desa Ini Miliki TPS Sendiri

BATULICIN – Pengelolaan sampah di Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) terus membaik, seiring dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanbu. Salah satunya melalui Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang dikelola oleh kelompok masyakat.

Pada Rabu (04/11/2020) di Desa Sepunggur dilakukan serah terima Sarana Program TPS 3R dari Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Kalimantan Selatan, Kementerian Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat kepada DLH Tanbu, yang akan digunakan oleh warga.

Dalam serah terima itu, mewakili pemerintah desa, Sekretaris Desa Sepunggur Bau Hasan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berjuang bersama dan berkontribusi hingga terbangunnya sarana TPS 3R itu.

Banyak hal yang harus dilewati ujarnya, dan setelah diperjuangkan selama kurang lebih tiga tahun TPS 3R di Desa Sepunggur itu akhirnya bisa selesai dibangun. Bau Hasan juga mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Bapak Sidah, pemilik tanah yang telah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan lokasi TPS 3R.

Ia mengharapkan pengelola tempat itu dapat bekerja dengan keras dan tekun keras agar kedepannya bisa berkembang dengan baik. Dan tak lupa ia juga meminta bantuan kepada instansi terkait agar terus membina TPS 3R itu dalam pengembangannya.

Sementara itu perwakilan Tim Fasilitator TPS 3R Provinsi Kalsel, Yeni Agustini menjelaskan sarana itu dibangun menggunakan dana APBN sebesar 600 juta rupiah. Selain bangunan, ada juga sarana penunjang yang disediakan. Seperti sepeda motor roda tiga, timbangan digital beserta landasannya, mesin pencacah, mesin komposter, generator listrik hingga alat las.

Yeni meminta agar sarana itu dijaga dan dipelihara dengan baik, agar TPS3 R itu bisa berkelanjutan dalam operasionalnya. Dengan TPS 3R itu lanjutnya, pengelola nantinya bisa melakukan berbagai inovasi seperti kompos, bank sampah serta daur ulang sampah lainnya.

Kemudian Kepala DLH Tanbu, Rahmat Prapto Udoyo mengungkapkan, setelah melalui proses panjang pembangunan yang penuh tantangan, TPS 3R harus dimanfaatkan secara maksimal dalam pengelolaan sampah di Desa Sepunggur.

Menurutnya, tingkat kepedulian terhadap pengelolaan sampah di tingkat pemerintah desa masih kurang. Padahal, apabila desa itu kotor ataupun bersih, maka aparat desa juga yang mendapatkan dampaknya.

Keterlibatan warga di tingkat desa menjadi sangat penting bagi pemerintah kabupaten dalam pengelolaan sampah. Kepedulian warga dalam membuang sampah, baik waktu dan tempatnya menjadi kunci suksesnya hal itu.

Pihaknya, ujar Kepala DLH hanya mengumpulkan sampah dari titik tertentu untuk dibawa ke tempat pembuang akhir. Maka melalui TPS 3R ini, pengelolaan sampah di Bumi Bersujud akan menjadi semakin optimal . Selanjutnya terkait operasional tempat itu, sebanyak empat orang pengelola TPS 3R yang diberi nama Ar Rahmah itu, akan dikirim ke Tangerang guna mengikuti pelatihan terkait. (maiya)

Lebih baru Lebih lama
Advertisement