Surabaya, Newsweek - Suasana hangat terasa dalam acara buka puasa bersama yang
digelar di Surabaya. Di tengah kebersamaan para advokat dan jurnalis hukum,
percakapan tentang masa depan organisasi advokat terbesar di Indonesia ikut
mengemuka.
Tokoh nasional Dahlan Iskan yang hadir dalam acara tersebut tampak berbincang
akrab dengan para advokat senior. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan
dukungannya kepada Hariyanto, S.H., M.Hum., Ketua DPC PERADI Surabaya periode
2022–2027, yang mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional
(DPN) PERADI pada Musyawarah Nasional (MUNAS) IV yang akan digelar 25 April
2026 mendatang.
Dahlan Iskan menilai organisasi advokat membutuhkan kepemimpinan yang mampu
menjaga persatuan di tengah berbagai dinamika yang terjadi. “Pak Hariyanto
harus berjuang agar PERADI tetap solid dan bersatu sebagai satu wadah
organisasi advokat yang kuat, tidak terpecah-pecah,” ujarnya kepada awak media
di sela kegiatan yang digelar di Graha Mahameru Surabaya, Senin (16/3/2026).
Dukungan terhadap Hariyanto juga datang dari kalangan advokat senior Surabaya.
Wakil Ketua DPC PERADI Surabaya, Johanes Dipa Widjaja, menyebut pencalonan
tersebut merupakan aspirasi kuat dari para anggota.
Menurutnya, selama memimpin DPC PERADI Surabaya, Hariyanto dinilai mampu
menjaga soliditas organisasi serta mendorong berbagai program yang memperkuat
profesionalisme advokat. “Kami para pengurus DPC PERADI Surabaya bersama para
advokat senior mendukung penuh Bapak Hariyanto untuk maju sebagai Ketua Umum
PERADI pada periode mendatang,” kata Johanes.
Pencalonan tersebut didasarkan pada Keputusan Rapat Anggota Cabang Tahun 2026
DPC PERADI Surabaya Nomor: 01/RAC.DPC-PERADI-SBY/II/2026 tertanggal 7 Februari
2026. Johanes menambahkan, dukungan tersebut tidak hanya datang dari internal
organisasi, tetapi juga dari sejumlah tokoh nasional yang berharap PERADI tetap
menjadi organisasi advokat yang kuat dan menjaga marwah profesi sebagai
officium nobile.
Di sela acara buka puasa bersama itu, Johanes juga menekankan pentingnya
hubungan baik antara advokat dan jurnalis hukum. Ia menilai peran pers sangat
penting dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat serta menjaga
transparansi proses penegakan hukum. “Jurnalis adalah mitra strategis advokat
dalam menyampaikan informasi hukum yang benar kepada publik,” ujarnya.
Acara yang berlangsung dalam suasana kebersamaan itu pun tidak hanya menjadi
momen silaturahmi Ramadan, tetapi juga ruang diskusi tentang arah dan masa
depan organisasi advokat di Indonesia. (Ban)

