PEMKAB ANGGARKAN DANA 15 MILIAR DI 238 PILKADES SERENTAK DESA REJOAGUNG SEDANG BERLANGSUNG


TULUNGAGUNG - Dengan digelarnya Pemilihan Kepala desa serentak di 2019, Pemerintah Kabupaten Tulungagung  jauh hari sebelumnya sudah mendistribusikan logistik secara bertahap yang berupa kotak suara dan buat suara serta bantuan keuangan pengadaan sejumlah logistik pilkades baik surat suara, honor panitia penyelenggara maupun alat tulis. 

Berupa logistik Pilkades diluar yang di subsidi oleh pemerintah daerah dibebankan kepada masing masing desa, namun, bila ada penambahan diambilkan dari APBDes. Seperti yang dilansir, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan setda Kabupaten Tulungagung,  Ir. Usmalik melalui Kasubbag Aparatur pemerintahan Tulungagung, Yudi Irwanto pengadaan kertas suara di panitia tingkat desa dengan memberitahukan agar memperhatikan kualitas kertas suara masing masing, untuk bantuan keuangan dari pemkab ke desa diharapkan cukup dengan segala bantuan untuk logistik, honor panitia serta alat tulis menulis. 

Bila seragam lain ada di desa seperti terop pengeras suara diambil bantuan keuangan APBDes, sebut Yudi.  Sedangkan dana yang di kucurkan Pemkab Tulungagung di Pilkades serentak 9 juli 2019 sebesar Rp 15 miliar terlaksana dengan baik, dari 257 desa di 19 Kecamatan diantaranya 238 yang ikut Pilkades serentak, jelasnya. 

Kemudian Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, dr.Mochamad Mastur, MM mengatakan, tenaga medis ada sebanyak 278 dan siap siaga beserta tim gerak cepat ambulan di 32 puskesmas yang disediakan, pungkasnya. 

Dinkes melalui tim setiap desa akan memberikan bantuan khusus di Puskesmas masing masing desa mulai fasilitas kesehatan, Puskesmas pembantu, Polindes atau Polindes Pondok Kesehatan, tenaga medis dilapangan di suport tenaga bersiaga, ambulan maupun bantuan darurat diambilkan dari petugas yang selama ini melayani di desa desa. 

Penyiagaan tenaga medis satu bentuk antisipasi yang mungkin dialami panitia  Pilkades dengan berharap jangan sampai terjadi selama Pilkades berlangsung yang diselenggarakan disetiap desa desa, ucap Mastur. 

Bertepatan Selasa 9 Juli 2019 mulai pukul 07 - 14.00 wib Desa rejoagung dengan segala persiapan yang komplit mulai para masyarakat berduyun duyun mendatangi Kantor desa tempat pemungutan suara dilaksanakan, yang dibagi tiga jalur TPS 01, 02, 03  menuju pemungutan suara, dusun rejoagung, kebonagung, Sukorejo. 

Desa rejoagung memiliki tiga dusun dari ketiga dusun lebih kurang  6200  daftar pemilih tetap ( DPT ) berjalan secara baik dan lancar, tutur bayan Seno yang ikut mengatur kegiatan di kepanitiaan. 

Antusias masyarakat yang hadir suami, istri dan membawak anak memberikan hak pilihnya kepada  calon kades 2019 - 2025. Kegiatan berjalan sesusi aturan, tampak  masyarakat begitu semangat senang dan  bangga kepada empat calon yang maju dalam kontestasi pemilihan kepala desa ( Pilkades ), terang Seno, Selasa (9/7).  

Dari keempat calon kepala desa yang maju calon Kepala desa Nomor : 1 H. Karsono Marsudihardjo, visi ; membangun umat untuk bangkit imannya, ilmunya, ekonominya dan sumberdaya manusianya membangun desa menjadi desa bersih, sehat, indah, produktif. 

Calon Nomor : 2, Azis Baidowi, visi ; mengemban amanah berjuang untuk rakyat menuju kebersamaan membangun masyarakat desa yang maju dan makmur dalam lintas sektor fisik non fisik. 

Calon nomor : 3, Hj. Wiwik Dwiningsih, S.P, visi ;  terwujudnya masyarakat rejoagung yang aman, tentram, damai, makmur, sejahtera, sehat bersama pemerintah desa bersih, berwibawa, adil, bijaksana dan harmonis. 

Calon Nomor : 4,  H.Mukaji ( petahana ) visi ; terwujudnya desa rejoagung yang berkarakter, mandiri, berakhlak dan berkeadilan yang sejahtera. Keempat calon Kepala desa periode 2019 - 2025 ini telah masing masing menyampaikan visinya kedepan,  bila terpilih  akan membangun desa dengan baik menuju masa depan yang lebih baik, pungkas seno mengakhiri. 

Dengan berjalannya Pilkades  para pihak keamanan melalui AKBP, Kapolres Tulungagung, Tofik Sukendar memberikan keamanan penuh, petugas yang diturunkan petugas gabungan ke desa desa sebanyak 7.041 personil dengan masing masing desa dijaga 10 sampai 15 personil disesuaikan dengan jumlah penduduk serta tingkat kerawanan dengan dibantu satuan birimib pokda, Yonif terutama tingkat kerawanan terkendali secara penuh. (Rid/Nan)
Lebih baru Lebih lama
Advertisement