UMKM Eks Dolly Dukung Eri Cahyadi- Armudji




Surabaya - Satu per satu penggiat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan warga sekitar eks Lokalisasi Dolly secara terbuka menyatakan dukungan untuk pasangan Eri Cahyadi-Armudji pada Pilkada Surabaya 2020. Setelah “Tempe Bang Jarwo”, kini giliran Rawon Dolly 'Mendem Kangen' menyatakan diri mendukung pasangan dengan tagline penerus kebaikan Risma ini.


Darmuji, pria pemilik usaha rawon Dolly ini  memberikan dukungannya secara terbuka lantaran dirinya mengaku puas dengan sentuhan Pemerintah Kota Surabaya di bahwa komando Wali Kita Risma kepada warga dan pelaku UMKM di kawasan eks lokalisasi Dolly.


"Saya merasa puas dengan perhatian Pemkot Surabaya selama ini. Mereka sangat peduli dengan warga dan para UMKM. Makanya kami tidak ingin dipimpin yang tidak satu visi dengan kami," ujarnya.


Menurut Darmuji, dukungan ini dilakukan sebagai panggilan hati atas kebaikan dari Risma yang diterimanya selama ini.


"Saya adalah orang yang tahu berterima kasih. Kebaikan harus dibalas dengan kebaikan yang lebih tinggi. Untuk itu saya bulat mendukung pasangan Eri Cahyadi-Armudji," ujarnya sembari mengacungkan jari telunjuk sebagai pertanda pasangan nomor urut satu.


Darmuji juga berharap agar Pemerintah Kota Surabaya ke depan meneruskan program Wali Kota Risma yang menjadikan eks Lokalisasi Dolly sebagai kawasan wisata edukasi terkait UMKM.


"Makanya saya dukung Pak Eri dan Pak Armudji untuk meneruskan program-program Bu Risma," imbuhnya.


Tak hanya mendukung, Darmuji yang sehari-hari berkeliling di wilayah Jarak dan Dolly menjajakan nasi rawonnya, akan mengajak masyarakat untuk mendukung pasangan nomor urut satu ini.


"Saya kira sebagian besar warga di sini (ekas Lokalisasi Jarak-Dolly) sudah merasakan kebaikan Bu Risma. Makanya saya ajak mendukung Eri Cahyadi-Armudji agar bisa meneruskan program Bu Risma dan akhirnya semua masyarakat bisa merasakan juga," pungkas Darmuji. 


Pemerintah Kota Surabaya dibawah pimpinan Tri Rismaharini memberikan perhatian penuh kepada warga terdampak pascapenutupan Lokalisasi Jarak-Dolly pada 2014 silam. Warga yang dulu menggantungkan hidup dibalik ramainya bisnis prostitusi, kini menjadi penggiat usaha mandiri. Banyak UMKM besar yang lahir dari program-program yang dibuat oleh Wali Kota Risma.( Ham)

Posting Komentar

0 Komentar