Menunggu Pasokan Vaksin, Forkopimda Surabaya Targetkan 40 Hari Vaksinasi Rampung

 



Surabaya-  Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya terus memasifkan program percepatan vaksinasi Covid-19. Tentu akselerasi ini tak akan bisa berjalan tanpa adanya pasokan atau dukungan ketersediaan vaksin dari pemerintah pusat.



Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, bahwa saat ini vaksinasi di Kota Pahlawan dosis pertama telah mencapai 75 persen. Sedangkan dosis kedua tercapai sekitar 50 persen. Jika pasokan vaksin tersedia, pihaknya memastikan target 100 persen vaksinasi di Surabaya segera rampung.



"Saya berharapnya kemarin waktu ada rapat di Kabupaten Madiun, Pak Presiden (Joko Widodo) sempat bertanya, Pak Wali Kota 100 persen (vaksinasi) bisa? Saya sampaikan bisa pak, kalau vaksinnya ada," kata Wali Kota Eri di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (23/8/2021).



Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Eri mengungkapkan, rencananya pada minggu terakhir bulan Agustus 2021, pemerintah pusat bakal mengirimkan pasokan vaksin yang jumlahnya cukup besar. Baginya, hal ini tentu akan semakin mendukung upaya percepatan vaksinasi di Kota Pahlawan.



"Alhamdulillah Bu Gubernur Jatim waktu itu juga menyampaikan ke Pak Presiden, bahwa Surabaya dengan Forkopimda-nya kalau sudah melakukan vaksin bisa sampai 55 ribu per hari," terangnya.



Apalagi, keberadaan Mobil Respons Cepat Vaksin Keliling yang ada di Surabaya sangat mendukung akselerasi vaksinasi. Makanya, pihaknya berharap, dukungan ketersediaan vaksin dari pemerintah pusat bisa segera datang.



"Harapan kami Forkopimda, kalau Surabaya dikasih (vaksin) 2 juta, langsung kita selesaikan dalam waktu 20 hari (dosis 1). Kalau 2 juta untuk dosis keduanya kami siap 40 hari, tidak sampai dua bulan kami selesai vaksin semua," terangnya.



Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu meyakini, bahwa dengan kekuatan gotong-royong dan kebersamaan Forkopimda, pelaksanaan vaksinasi di Kota Pahlawan bisa lebih cepat.



"Karena Insya Allah dengan kekuatan Forkopimda yang ada, saya yakin vaksinasi lebih cepat dan tak ada antrian karena mobil vaksin sudah tersedia banyak," tuturnya.



Bahkan, sebagai langkah percepatan atau akselerasi vaksinasi di Surabaya, Mobil Respons Cepat Vaksin Keliling terus menyebar di wilayah kecamatan dan kelurahan. Tentunya upaya ini bakal semakin masif apabila didukung dengan ketersediaan vaksin.



"Pergerakan (mobil vaksin) kita di kelurahan, cuma bagaimana kita menunggu vaksinnya. Semoga Pak Presiden langsung kirim ke Surabaya," pungkasnya. (Ham)

Posting Komentar

0 Komentar