Futsal antar SMP/MTS se-Surabaya Raya, Wali Kota Eri: Hindari Perselisihan dan Jaga Sportivitas

 


 


Surabaya-Setelah sukses menggelar Kejuaraan Bola Basket antar SMA/SMK/MA se-Surabaya Raya, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Kejuaraan Futsal antar SMP/MTS se-Surabaya Raya tahun 2023, di Stadion Indoor Gelora Bung Tomo (GBT) Kota Surabaya, Kamis (9/3/2023).

 

Pada ajang olahraga futsal ini, ratusan pelajar yang terdiri dari 48 tim SMP/MTS se-Surabaya Raya itu, berlaga untuk memperebutkan Piala Walikota. Mereka merupakan pelajar yang berasal dari Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik. 

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun membuka Kejuaraan Futsal antar SMP/MTS tersebut. Sebelum memulai pertandingan, Wali Kota Eri memberikan semangat para peserta dan para suporter. Ia juga meminta para peserta menjunjung sikap sportivitas, untuk menghindari perselisihan saat berlaga. 

 

“Semua ini untuk mempererat persaudaran satu dengan yang lainnya. Nanti kalau main bola tidak ada yang tawuran, kalau olahragawan itu permainannya adalah sportivitas, kalah menang itu biasa tapi tunjukan dengan permainan yang bagus,” kata Wali Kota Eri.

 

Oleh sebab itu, Wali Kota Eri menegaskan agar para peserta menjaga sportivitas di sepanjang pertandingan. Saat berada di dalam lapangan, para peserta harus bersaing secara adil, namun di luar lapangan para peserta adalah keluarga besar warga Surabaya Raya. 

 

“Saya tidak ingin turnamen ini dicoreng dengan insiden-insiden yang tidak sportif. Siapapun yang menyebabkan perselisihan dan kerusuhan, akan diinvestigasi, bahkan yang terberat akan didiskualifikasi. Jadi, ayo membangun kompetisi yang sehat, untuk kemajuan cabang olahraga futsal di Surabaya Raya,” tegasnya.

 

Sebab, menurutnya, turnamen ini dapat menjadi bukti kesamaan visi dan misi dari ketiga daerah di Surabaya Raya, dalam membangun ekosistem olahraga yang kompetitif, khususnya pada cabang olahraga futsal. “Coba lihat Wali Kota Surabaya, Bupati Gresik, dan Bupati Sidoarjo kalau kemana-kemana selalu gandeng (bersama), masak anak-anaknya berantem? Berarti, nanti jiwa sportifitas anak-anak harus ada,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, ajang ini menjadi salah satu sarana pembinaan atlet-atlet futsal junior, sekaligus sebagai upaya regenerasi atlet-atlet futsal di Surabaya Raya. Pada akhirnya, upaya-upaya ini diharapkan dapat mempertahankan prestasi-prestasi yang telah diraih.

 

“Setelah ini tidak ada lagi kegiatan yang tidak positif untuk anak-anak ku yang tingkat SMP. Semoga dengan Kejuaran Futsal Piala Walikota semakin mendekatkan dan menyatukan Gresik, Sidoarjo, dan Surabaya. Karena anak-anak inilah yang akan meneruskan kota ini, sekarang dimulai dengan pertandingan futsal, jadi bersalaman dan jangan ada jagoan-jagoan,” tegasnya.

 

Karenanya, ia berharap melalui Kejuaraan Futsal antar SMP/MTS tahun 2023 dapat mencetak bibit-bibit unggul atlet futsal yang kelak dapat mengharumkan nama kotanya masing-masing, bahkan membawa nama Jawa Timur dan Indonesia di kancah internasional.

 

“Sebab saya ingin menciptakan atlet terbaik dan menciptakan rasa persaudaraan yang baik. Semoga muncul atlet yang luar biasa dari Kejuaraan Piala Walikota ini, karena saya yakin anak-anak punya talenta dan kemampuan yang luar biasa untuk mewakili Surabaya, bahkan Jawa Timur, hingga tingkat internasional,” jelasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan Kejuaraan Futsal antar SMP/MTS se-Surabaya Raya tahun 2023 dilaksanakan mulai tanggal 9-18 Maret 2023, di Stadion Indoor Gelora Bung Tomo (GBT) Kota Surabaya.

 

“Kejuaraan ini dilaksanakan sejak pukul 08.00-17.00 WIB. Serta kegiatan ini diikuti oleh 48 tim dari SMP/MTS baik swasta dan negeri. Terdiri 10 tim dari Kabupaten Sidoarjo, 4 tim dari Kabupaten Gresik, dan 34 tim dari Kota Surabaya. Harapannya upaya pembinaan atlet futsal sejak dini dapat dilakukan secara optimal,” pungkasnya. (Ham)







 

Lebih baru Lebih lama
Advertisement