Bupati Jombang Sidak Jalannya Ujian Nasional


JOMBANG - Hari pertama pelaksanaan Ujian nasional (UN) Senin (4/4/2016), Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko memantau secara langsung pelaksanaan UN di tiga sekolah, yakni SMKN 3, SMA 3, serta MAN Jombang. Berangkat dari Pendapa Kabupaten, Bupati Nyono didampingi Wakil Bupati Jombang, Ketua DPRD, Dandim 0814/Jombang Sekda Kab Jombang, serta Kepala Dinas Pendidikan Jombang.

Sekolah yang pertama dituju adalah SMKN 3 Jombang. Begitu datang, Bupati Nyono bersama dengan rombongan langsung memantau kondisi, bahkan mereka sempat memasuki ruangan.  SMKN 3 Jombang merupakan salah satu sekolah di Jombang yang menggelar UN berbasis komputer atau UNBK.  Sehingga, terlihat peserta UN terlihat sibuk mengoperasikan mouse komputer. Mereka mengerjakan soal UN mata pelajaran Bahasa Indonesia secara online.

Selain siswa/siswi dari SMKN 3 sendiri, disini ada sebuah ruangan yang digunakan sekolah lain. Mereka harus menggabung ke sekolah lain karena tidak memenuhi syarat penyelenggara UN, yakni jumlah peserta ujian di bawah 20 orang. Para peserta dalam satu ruangan tersebut berasal dari SMK Winara yang mengerjakan UN secara manual.

Usai memantau pelaksanan UN di SMKN 3 ,Rombongan langsung menuju ke titik kedua yakni MAN Jombang, disini pelaksanaan UN tidak berbasis komputer tetapi menggunakan kertas atau manual. Dan terakhir rombongan yang dipimpin Bupati Nyono ini melakukan pantauan langsung ke SMAN 3 Jombang.

Usai melakukan sidak , Bupati Nyono mengatakan pelaksanaan UN di Kabupaten Jombang secara umum berjalan dengan lancar, hal ini karena sebelumnya telah dipersiapkan dengan baik. Bupati Nyono berharap, hingga akhir pelaksanaan UN di Kabupaten Jombang tidak ada gangguan teknis yang terjadi semisal server down dan listrik padam.

“Secara kesiapan sudah sesuai standar yang ditetapkan pemerintah, mulai dari peralatan dan fasilitas lainnya. Namun demikian kami tetap berharap tidak ada masalah lagi seperti tahun lalu. Dan Secara umum pelaksanaan UN di Jombang berjalan lancar. Tidak ada kendala berarti. Kita hanya menemukan dua peserta UN yang tidak hadir di ruangan tanpa alasan yang jelas, saat inspeksi mendadak (sidak) di SMKN 3 Jombang," ujar Bupati usai sidak di SMKN 3.

Untuk hasil unas, Bupati Nyono berharap seluruh siswa/siswi peserta unas di Kabupaten Jombang lulus seratus persen. “Semoga anak anakku dapat mengerjakan soal ujian dengan lancar dan mendapatkan hasil yang baik, tapi harus selalu ingat untuk mengutamakan kejujuran,”harapnya.

Senada dengan Bupati Nyono, Wabup Hj.Mundjidah yang ikut dalam sidak juga mendoakan agar para siswa yang akan menghadapi unas dapat diberikan kesehatan serta kecerdasan dalam menjalankan ujian. “Semoga Kita semuanya dimudahkan oleh Allah dalam menghadapi ujian nanti, dilancarkan rejekinya serta selamat dalam meghadapi kehidupan di dunia maupun di akhirat,” harap Wabup.

UN tingkat SMA/sederajat di Kabupaten Jombang 4 - 6 April 2016 diikuti sebanyak 20.141 peserta. Rinciannya, dari SMK sebanyak 8.477 peserta, kemudian dari SMA tercatat 5.997 peserta, serta dari MA mencapai 5.667 peserta. UN sendiri menggunakan dua model, yakni UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) dan berbasis kertas atau manual. UNBK diikuti 19 sekolah/lembaga, sedangkan UN berbasis kertas diikuti 162 sekolah. (ko/hs)
Lebih baru Lebih lama
Advertisement