Dispendik Gelar Sosialisasi BOS Jenjang SD/SMP Negeri dan Swasta Tahun 2017


Kadispendik Rey Suwigtyo S.Sos, MSi dan Arik Wilujeng S.Sos, M.Si Kasubag Program saat kegiatan sosialisasi BOS
PROBOLINGGO - Untuk mengantisipasi penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai mekanisme yang telah ditentukan, termasuk adanya perubahan dari Kemendikbud Pemprov yang mana dana bantuan tersebut harus dicatatkan terlebih dahulu pada pos APBD. 

Acara yang dilangsungkan di aula pertemuan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Pemkot Probolinggo dibuka oleh Kepala Dinas pendidikan Rey Suwigtyo S.Sos, M.Si serta dilanjutkan dengan pemaparan yang disampaikan oleh narasumber yang dihadirkan oleh panitia.

Nampak hadir dalam kesempatana tersebut 131 peserta undangan yang terdiri dari Kepala Sekolah SD/SMP Negeri dan swasta se kota Probolinggo, 14 Pengawas sekolah, 5 Kepala UPT, 5 tim pendidikan serta narasumber dari Universitas Negeri Malang dan Inspektorat kota Probolinggo.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan hal yang perlu disampaikan, mengingat anggaran tersebut untuk jenjang SD dan SMP telah terealisasi. Kami menjelaskan pada penerima terkait mekanisme dan perubahan yang telah ditentukan menyangkut dana BOS ini.  Kami meminta agar semua KS penerima BOS dapat mengikuti aturan sesuai juknis yang diminta mereka.”Ujar Arik Wilujeng S.Sos, M.Si Kasubbag Program Dispendik kota Probolinggo. Lebih lanjut Arik mengharapkan agar Diknas dan peserta didik serta warga pendidikan untuk bersemangat  dalam hal peningkatan pendidikan. 

Sementara DR Hari Wahyono M.Pd narasumber dari Universitas Negeri Malang yang diwawancarai terkait kegiatan tersebut mengatakan adanya perubahan menyangkut petunjuk pelaksanaan teknis pendidikan. “kami berharap dengan sosialisasi ini agar Kepala sekolah dapat menggunakan dana BOS secara benar dan sesuai dengan tujuan diberikannya bantuan ini yakni untuk peningkatan mutu pendidikan yang berkualitas akan tercapai. Mudah-mudahan Kepala sekolah dapat memanfaatkan dana BOS ini secara efisien, Transparan dan efektif yang menagarah pada kemajuan pendidikan anak bangsa.”Ujarnya.

Selain narasumber dari UNM (Universitas Negeri Malang) kegiatan sosialisasi ini juga di isi pemaparan dari bagian Inspektorat Pemkot Probolinggo yang banyak mengulas menyangkut teknis yang berhubungan dengan antisipasi agar penggunaan dana ini tidak berimbas pada hukum bagi penggunanya karena kesalahan dalam memanfaatannya. (Suh)

Posting Komentar

0 Komentar