Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

TERPOPULER

Rekrutmen Karyawan PG Modjopanggoong Dipungut Rp 30 Juta

TULUNGAGUNG - Kemarin Rabu (5/4), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM Cakra) kantor Jl.I Gusti Ngurah Rai  III/30, kelurahan Bago Tulungagung. Menyurati Direksi PT.Perkebunan Nusantara X Jl.Jembatan Merah Nomor 3-II Surabaya Jawa Timur. Terlalu sulitnya penyelesaian persoalan Marsukamto warga desa Sidomulyo kecamatan Pagerwojo dengan bagian giji (qc), Sutono pegawai PG Modjo Panggoong Kauman Tulungagung. 

Sekitar dua tahun yang lalu warga desa Sidomulyo dimintai uang Rp30 juta, oleh Sutono  buat biaya rekrutmen anaknya dapat bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  karyawan PG Modjo Panggoong Kauman Kalangbret. Ternyata janji Sutono tidak pernah di tepati  malah pegawai PG itu mengembalikan uang dengan cara nyicil Rp3,5 juta, selebihnya sulit di tagih. 

Warga desa Sidomulyo  menyerahkan persoalannya  ke  LSM cakra, Totok Yulianto dan Supri, untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Kemudian kedua LSM  berusaha menemui bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Didik ,PG Modjo Panggoong di ruang kerjanya. SDM berjanji akan mempasilitasi anak buahnya dengan Marsukamto.Namun, selama satu bulan  janji SDM tidak kunjung selesai, sementara kami sudah tiga kali menghadap SDM tidak di respon, ucap Totok di kantornya. 

Kini surat resmi yang di sampaikan ke Direksi di Surabaya mohon penyelesaian pengembalian uang yang di bawa Sutono Rp26.5 juta,supaya di kembalikan  masih menunggu jawaban dari redaksi, juga  di tembuskan ke Ombusman RI, jelasnya. Pertemuan di ruang kerjanya SDM mengatakan, akan menghubungi  salah satu Lsm  dengan meminta nomor ponsel , yang  nanti akan dia hubungi. 

Di tes kejujurannya, Sutono, mengakui meminta dan menerima uang sebanyak Rp30 juta,ke  Marsukamto biaya masuk  bekerja di perusahaan Badan Usaha Milik Negara PG Modjo Panggoong. Hasil pertemuan sudah satu bulan di tunggu,namun, belum  juga ada tanda-tanda itikad baik penyelesaian, sementara Humas menyerahkan persoalan ke SDM karena menyangkut karyawan. Bersambung  (NAN/RID).

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda