Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

TERPOPULER

Desa Kabuaran Sentra Pertanian Holtikultura di Republik Kopi



BONDOWOSO – Dinas Pertanian dan Peternakan akan memberikan bantuan bibit bawang mirah kepada petani di Desa Kabuaran Kecamatan Grujukan. Bantuan tersebut berupa bibit jenis Biru Lancur dengan total bibit hampir 25 ton.

Setiap hektar, akan mendapatkan bantuan bibit antara 700 kg hingga satu ton. Ini bukan tanpa alasan, pasalnya, Desa Kabuaran memiliki potensi partanian Holtikultura yang cukup baik, khususnya pada bawang merah, hal tersebut disampaikan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bondowoso H. Munandar, SP.MP. 

Berdasarkan hal tersebut kami berencana menjadikan Desa Kabuaran sebagai sentra pertanian holtikultura yang tidak terbatas pada bawang saja, melainkan pertanian holtikultura lainnya seperti tomat, terong, cabai, dan lain sebagainya, jelasnya.

Lebah lanjut H. Munandar menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan menjadikan Desa Kabuaran Kecamatan Grujukan sebagai kawasn sentra pertanian holtikultura mengingat Desa Kabuaran ini memang memiliki potensi yang bagus, Bondowoso merupakan Kabupaten yang memiliki areal lahan tidur yang sangat luas dengan tingkat kesuburan lahannya sangat tinggi sehingga sangat potensial untuk mengembangkan tanaman pangan, holtikultura, peternakan dan perikanan darat, rincinya.

Masih kata H. Munandar tanah yang bertektur halus dengan Topografinya didominasi oleh bukit-bukit dan pegunungan di Republik Kopi sangat cocok juga untuk pertanian organik. Tingkat kesuburan tanah tergantung dari kedalaman lapisan organik yang dipengaruhi oleh vegetasi, jika dikelolah dengan benar maka akan besar mamfaatnya. Oleh karena itu, kami berupaya maksimal mencari trobosan, jika di daerah lain yang topokgrafinya sama dengan Bondowoso bisa maju pesat karena pertanian holtikulturalnya berkembang, kenapa kita tidak, tutur penuh optimis.

H. Munandar yakin dengan pertanian organik akan menumbuhkan perekonomian yang pesat bagi masyarakat, selain Desa Kabuaran, kita juga memproyeksikan Kecamatan Ijen sebagai sentara pertanian buah organik yang akan direalisasikan dalam waktu dekat ini, tandasnya. (Tok)

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda