Soal SMA / SMK, Sutadi : Anggaran Bisa Dialokasikan Kepada Gaji Guru Swasta Setara UMK




Surabaya NewsWeek- Meminta kembalinya  pengelolaan SMA / SMK ditangan Pemkot Surabaya, untuk membantu siswa tidak yang mampu, yang kini sedang di kelola oleh Pemprov Jatim, Anggota Komisi D DPRD kota Surabaya dari Fraksi Gerindra BF Sutadi memberikan saran kepada Pemkot Surabaya, agar tidak terlalu membuang energy untuk meminta kembali pengelolaan SMA/SMK dari Pemerintah Provinsi.

Meskipun tujuannya sangat mulia yakni, ingin menggratiskan biaya sekolah ke para siswa SMA/SMK se-Surabaya. Namun Sutadi menjelaskan, didalam undang-undang (UU) nomer 23 telah disebutkan bahwa, wewenang pengelolaan SMA/SMK dilimpahkan ke Pemerintah Provinsi.

Sehingga, Gubernur Jatim yang sekarang menjabat akan mewujudkan program pendidikan gratis, untuk para siswa SMA/SMK se-Jatim, maka persoalan tersebut bisa terselesaikan.

“Saya pikir Bu Risma tidak perlu buang energi untuk menarik pengelolaan SMA/SMK ke Pemkot Surabaya. Di UU/23 jelas disebutkan bahwa, wewenang pengelolaan SMA/SMK diserahkan Provinsi. 

Sekarang Bu Khofifah berencana melaksanakan program pendidikan gratis untuk SMA/SMK, sehingga itu menjadi solusi penyelesaian persoalan,” papar Ketua Fraksi Gerindra ini, Senin(4/3/2019)

Masih Sutadi, agar tidak bertabrakkan program, maka anggaran untuk mewujudkan program pendidikan gratis untuk para siswa SMA/SMK se-Surabaya, bisa dialihkan ke program-program lainnya, yang lebih berguna dan bisa menunjang peningkatan mutu serta kualitas pendidikan.

“Anggaran yang telah disiapkan bisa dialokasikan ke program-program lain, salah satunya untuk gaji guru-guru sekolah swasta yang akan disetarakan UMK atau program kesejahteraan lainnya,” imbuhnya.

Sutadi menjelaskan, mengenai program pendidikan gratis 12 tahun, seharusnya sudah bisa terwujud dan terlaksana diseluruh negeri, karena hal itu merupakan kewajiban Presiden, Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

“Jadi Pemkot Surabaya tak perlu ngotot, jika program pendidikan gratis nanti juga dilaksanakan oleh Gubenur Jatim,” tambahnya. ( Adv/  Ham )

Lebih baru Lebih lama
Advertisement