Pemkot Surabaya Gelar Vaksin Serentak di 18 Rusun

 



Surabaya- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat vaksinasi Covid-19 di Kota Surabaya. Kali ini, giliran penghuni rusun di 18 rusun yang dikelola pemkot disuntik vaksin secara serentak pada hari ini, Minggu ( 6/6/2021).

 

“Total ada sebanyak 10.390 orang yang terdaftar mengikuti vaksinasi Covid-19 di 18 rusun yang dikelola pemkot. Jadi, hari ini vaksinasi serentak di 18 rusun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita saat meninjau vaksinasi di Rusun Romokalisari, Benowo, Surabaya.

 

Menurut Feny-sapaan Febria Rachmanita, vaksinasi ini sebenarnya berawal dari temuan sejumlah penghuni rusun yang positif setelah dilakukan tes swab. Ia menyebutkan hingga saat ini sudah ada 62 penghuni rusun yang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah sebelumnya dilakukan tes swab serentak di 18 rusun.

 

“Nah, sebagai salah satu upaya untuk menghentikan penularan Covid-19 di rusun, kami sekalian melakukan vaksinasi Covid-19 bagi mereka. Namun, meskipun sudah divaksin, mereka harus tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat,” tegasnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa vaksinasi kepada penghuni rusun itu harus selesai pada hari ini. Sebab, minggu depan pemkot akan menggelar vaksinasi massal bagi yang lainnya. Selain pelayan publik, puskesmas nanti juga akan menggelar vaksinasi bagi masyarakat umum usia 50 tahun ke atas.

 

“Ini dilakukan karena kami melihat dari pasien yang di rumah sakit, usianya adalah 52, 53, 50 tahun ke atas, jadi nanti vaksin massal," jelas Feny.

 

Feny juga memastikan bahwa hingga saat ini Pemkot Surabaya sudah melakukan vaksinasi Covid-19 kepada 1.143.031 warga Surabaya. Mereka yang divaksin itu berasal dari Sumber Daya Manusia Kesehatan atau para nakes, para pelayan publik, para lansia, masyarakat rentan, dan masyarakat umum khususnya pra lansia.

 

“Vaksinasi ini terus kami percepat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya,” tegasnya.

 

Sementara itu, salah satu penghuni rusun penerima vaksin Covid-19, Suliswati (30), mengaku sempat deg-degan dan merasa rasa takut sebelum divaksin. "Sampai nangis, jadi sebelum disuntik saya sarapan, sama berolahraga dulu," katanya.

 

Meski demikian, ia sangat senang setelah disuntik, karena tidak mudah terserang virus Covid-19. "Harapannya semoga corona cepat hilang. Bisa beraktivitas secara normal," pungkas perempuan penghuni blok A tersebut. (Ham)

Lebih baru Lebih lama
Advertisement