Laksanakan Restorasi Justice Perkara Narkotika, Dua Tukang Parkir di Surabaya Dituntut Rehabilitasi

 


Surabaya – Kejari Tanjung Perak melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zulfikar menjatuhkan tuntutan rehabilitasi terhadap Edi Rudiyanto dan M. Alfarisi, dua terdakwa pada kasus pemilikan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor dibawah 1 gram.

Surat tuntutan itu dibacakan dalam persidangan diruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (8/11/2021) kemarin.

Dikonfirmasi setelah membacakan tuntutan, Jaksa Zulfikar menjelaskan latar belakang dirinya menjatuhkan tuntutan rehabilitasi. Menurutnya, tuntutan tersebut didasarkan atas surat rekomendasi tim assemen terpadu BNNP Jatim, Polri, Kejaksaan dan Psikolog Nomor 155/X/TAT/PR.06.01/2021/BNNP JATIM tertanggal 11 Oktober 2021.

“Atas dasar itulah kita menjatuhkan tuntutan 3 bulan rehabilitasi di RSJ Menur,” terangnya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (9/12/201).

Diungkapkan Zulfikar, tuntutan rehabilitasi tersebut sebagai upaya Kejari Tanjung Perak dalam melaksanakan pedoman Jaksa Agung Nomor 11 tahun 2021 tentang Penanganan Perkara Narkotika.

“Memang tidak semua penyalahgunaan dilakukan rehabilitasi. Jumlah barang bukti juga menjadi salah satu faktornya. Kalau dikasus ini barang buktinya dibawah 1 gram,” ungkapnya.

Yang terbaru, kata Zulfikar, Jaksa Agung juga telah mengeluarkan pedoman Nomor 18 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Perkara Penyalahgunaan Narkotika melalui pendekatan restoratif justice (keadilan restoratif) berupa rehabilitasi bagi pengguna maupun korban.

Namun demikian, dalam pelaksanaannya lebih diorientasikan pada pelakunya, yakni bersatus pelajar, mahasiswa dan orang miskin. Bagi pengguna maupun korban dapat mengajukan permohonan restoratif justice (rehabilitasi) secara berjenjang.

“Kedepannya, kita juga akan melaksanakan pedoman ini sesuai dengan persyaratan yang diatur didalamnya,” tandasnya.

Dari data yang dihimpun, Kedua terdakwa membeli narkotika jenis sabu senilai Rp 100 ribu dengan cara patungan, Selasa (17/11/2021).

Tak lama kemudian, keduanya ditangkap oleh petugas dari Polsek Semampir di depan hotel Kemajuan jalan KH Mansyur Surabaya dan menemukan narkotika jenis sabu seberat 0,16 gram yang sempat dibuang oleh terdakwa M Alfarisi.

Kepada polisi, terdakwa Edi Rudiyanto dan M. Alfarisi mengatakan kesehariannya bekerja tukang parkir. (Ban)

Posting Komentar

0 Komentar