Dinas Pertanian dan BMCK Penopang Industri Pertanian


BONDOWOSO - Bagi Bupati Bondowoso Drs. H. Amin Said Husni, anggaran pembangunan pertanian tidak bisa dilihat dari Dinas Pertanian dan Holtikultura saja, sebab, dalam pertanian umum berkaitan erat dengan beberapa Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) diantaranya adalah Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Koperasi dan Perindustrian dan perdagangan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan serta Ketahanan pangan, Dinas Pengairan juga Dinas Binamarga dan Cipta Karya.

Pertanian kata Bupati Amin Said Husni ditopang dengan infrastruktur pertaniannya di mana hal itu hanya terdapat di Dinas Pengairan. Semua itu berkaitan erat dengan pertanian. Bahkan, Dinas Pertanian itu penupang paling vital terhadap industri pertanian. Untuk Dinas Pertaniannya sendiri, Bupati mengaku lebih menekankan pada upaya pemberdayaan kelompok. Sebab hal itu untuk mendorong pemberdayaan kelompok semisal memberikan bantuan jaringan usaha tani agar lingkup usaha tani mereka lebih maksimal. Selain itu ada bantuaan alat pertanian, bibit dan juga bantuan modal usaha tani.

“Kita juga melalui Diskoperindag membantu membuat Koperasi Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani). Ini memang tak ada di Dinas Pertanian. Tetapi semua ini adalah bersinergi. Saat kita mengkampanyekan kota Botanik (Bondowoso Pertanian Organik), ya tidak bisa hanya dilihat dari sektor pertanian tetapi semua ini. Temasuk juga BMCK, untuk infrastruktur jalan dan jembatan sebagai mobilitas. Sebab, pertanian itu tidak hanya menanam tetapi juga mengembangkan dan memasarkan,” katanya.

Meskipun anggaran pada Dinas Pertanian relatif kecil, tetapi Bondowoso mampu dan berhasil mengembangkan pertanian dengan cukup maksimal. Buktinya, produksi pangan kita melimpah dan kita mendapatkan penghargaan dari Presiden karena produksi beras cukup tinggi. Kita juga dapat penghargaan karena berhasil mengembangkan sistem pertanian organik. Kita juga mendapatkan penghargaan karena mampu mendongkrak kehidupan petani kopi bahkan mencapai ekspor. “Kita juga mampu menjadi lumbung daging. inilah kelebihannya. Kita menghasilkan prestasi,” terang amin said Husni.

Menurut Bupati, infrastruktur jalan yang memadai memang sangat vital untuk menggerakkan roda perekonomian, suplai serta distribusi barang konsumsi dan kebutuhan pokok masyarakat. “Ketersediaan jalan yang mulus itu akan memudahkan masuknya kebutuhan layanan, fasilitas lainnya ke desa bahkan ke dusun-dusun. Semisal kebutuhan panngan, kesehatan, pendidikan, air bersih dan listrik,” jelasnya.

Sementara itu untuk pemberdayaan petani di Bondowoso mengacu pada persawahan terasering. Saat ini sungai utama yang melewati Bondowoso adalah sungai Sampean Baru yang mengairi areal irigasi sekitar 3000 hektar. Sedangkan sungai tersebut memiliki anak sungai dan 128 sumber mata air. Kejayaan kandungan alam Bondowoso ini di manfaatkan  untuk irigasi dan pertanian, katanya. (Tok/Hen)
Lebih baru Lebih lama
Advertisement