Kapolres Lumajang Instruksikan Tembak Di Tempak Pelaku Bondet

LUMAJANG - Kejadian yang kerap kali meresahkan warga Lumajang yaitu pembondetan yang kian menurun angka keterjadiannya pasca Pemilihan Kepala Desa serentak di akhir 2015 lalu, tidak membuat pihak Kepolisian khususnya Kepolisian Resort Lumajang mengurangi tingkat kewaspadaan demi tetap menjaga keamanan dan kamtibmas di wilayah hukum Kepolisian Resort Lumajang.

Diakui oleh Kepala Kepolisian Resort Lumajang AKBP Fadly Munzir Isma’il SH, S.i.k, M,Si, tragedi pembondetan di waktu sebelum di laksanakan Pemilihan Kepala Desa serentak akhir 2015 lalu sangatlah kerap terjadi, bahkan hingga hampir terjadi dalam kurun waktu tiap satu minggu sekali. “Dulu, sebelum pelaksanaan pilkades serentak memang sering terjadi aksi pembondetan, bahkan tiap satu minggu sekali, di waktu itu Lumajang bisa di katakan rawan bondet namun sekarang sudah tidak “” Ungkap Kapolres Lumajang kemarin siang (14/3). 

Informasi yang diterima media ini dari Kepolisian Resort Lumajang , akhir – akhir ini pihaknya telah menangkap 4 pelaku yang terbukti memiliki bondet, di tambah lagi termasuk salah seorang residivis dari wilayah Senduro Kabupaten Lumajang. Dalih untuk mengamankan diri sendiri dengan membawa bondet sangat tegas di tolak oleh Kapolres Lumajang untuk di jadikan alasan bagi siapa saja tanpa terkecuali.

Ditambahkan oleh Kapolres, pihaknya akan menerapkan pasal berlapis bagi pelaku bondet, karena bondet sangatlah serius menebar teror bahkan hingga dirinya akan mengkategorikan pelaku bondet sebagai pelaku teroris. “Tujuannya kita akan berikan efek jera, makanya kita akan berlakukan pasal berlapis pada pelaku bondet yang tertangkap, tidak ada penangguhan dan tidak ada alasan untuk menjaga diri dengan membawa bondet, kita juga merencanakan nanti akan mengadakan operasi gabungan pada tiap wilayah yang kita duga rawan bondet, intinya kita akan tegas dengan masalah bondet ini, kita tidak akan bermain- main dengan ini,” Tegasnya.

Masih menurut Kapolres Lumajang AKBP Fadly Munzir Ismail SIK, bahwa pihaknya  memberikan instruksi ambil tindakan tegas bagi para pelaku kejahatan yang menggunakan bondet. Bahkan, petugas bisa melakukan tindakan tembak ditempat jika para pelaku yang menggunakan bondet sudah mengancam keselamatan petugas.

"Saya perintahkan ambil tindakan tegas bagi pelaku yang menggunakan bondet, mulai tembakan peringatan hingga tembak ditempat, Polisi juga terus melakukan evaluasi terhadap para pelaku kejahatan yang menggunakan bondet. Pasokan bondet juga terus dilakukan analisa berasal dari daerah mana. "Kita duga berasal dari luar daerah, dan kita sudah lakukan koordinasi dengan polres tetangga," jelasnya (h)-ok

Lebih baru Lebih lama
Advertisement