Korbankan Kepentingan Anak-Anak Bermain, Parkiran Ilegal Kuasai Lapangan Futsal

 

Aset Pemkot Surabaya tanpa izin lapangan futsal di RW 12 Kelurahan Manukan Kulon dijadikan parkiran ilegal


Surabaya-Aset daerah memiliki aturan peruntukkan yang jelas dan tidak boleh dikomersialkan atau diubah fungsinya secara sepihak oleh pihak atau oknum tertentu tanpa prosedur resmi atau izin dari Pemkot Surabaya.

Pengubahan fungsi lapangan futsal yang seharusnya menjadi ruang publik atau sarana olahraga anak-anak menjadi parkir ilegal itu melanggar hak publik dan ketertiban umum.

Kasus alih fungsi lapangan futsal di atas tanah aset Pemkot ini terjadi di wilayah Kelurahan Manukan Kulon RW 12 yang dikeluhkan, karena beralih menjadi parkir liar tanpa penindakan yang memadai dari pihak kelurahan Manukan Kulon/Kecamatan Tandes.

Pembiaran ini, patut dipertanyakan, ada apa dengan Lurah Manukan Kulon?, padahal pihak Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Dibudporapar) Kota Surabaya sudah mengingatkan bahwa peralihan fungsi itu menyalahi aturan.  

Saat ditemui media ini dikantornya, Lurah Manukan Kulon Mustofa memperlihatkan rekaman video RT 03 yang mengaku bernama Sunardi menjelaskan bahwa, alasan parkir dilapangan futsal karena di kampung ada proyek, dan Wakil RW 12 sudah menberi intruksi kepada warga agar parkir di lapangan futsal. 

Sementara itu, Mudita Dhira Widaksa, Kabid Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Surabaya mengatakan, tindakan awal seharusnya yang bertanggjawab atas lapangan futsal tersebut, contohnya Disbudporapar, mereka harus cek lapangan yang bermasalah dan menegur pihak yang memberikan wewenang untuk parkir dilapangan futsal. Kalau memang masih tetap melakukan parkir ilegal, baru Disbudporapar mengirim surat bantuan penertiban (bantib) kepada Satpol PP Kota Surabaya.

"Setelah tindakan dilapangan dilakukan oleh pihak dinas yang bertanggungjawab atas lapangan futsal itu, baru kirim bantib ke Satpol PP dan kami siap eksekusi sesuai bantib," tandasnya. (Ham)    


Lebih baru Lebih lama
Advertisement